Festival Ciliwung Ke-7 Teguhkan Komitmen Pelestarian Sungai dan Pengelolaan Sampah Mandiri Jakarta

Jelajah 25 Jul 2026 19:58 2 min read 160 views By Admin

Share berita ini

Festival Ciliwung Ke-7 Teguhkan Komitmen Pelestarian Sungai dan Pengelolaan Sampah Mandiri Jakarta
Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Timur Dr. Munjirin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasuki babak baru dalam pengelolaan persampahan

RumahPengabdian, Jakarta, 25 Juli 2026 – Festival Ciliwung Ke-7 yang digelar di Padepokan Ciliwung Condet berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta pemerhati lingkungan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian Sungai Ciliwung sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Jakarta Timur Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si., Camat Kramat Jati Kamal, S.STP., M.A.P., Komisaris Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JXB) Biem T. Benjamin, B.Sc., M.M., Kandidat DKI 1 Marsda TNI (P) H. Ahmad Sajili, serta Ketua Padepokan Ciliwung Condet Ahmad Maulana (Bang Lantur) sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Ciliwung Ke-7.

 

Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Timur Dr. Munjirin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasuki babak baru dalam pengelolaan persampahan. Seiring berakhirnya kerja sama pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang, mulai 1 Agustus 2026 Jakarta akan menerapkan Program Pengelolaan Sampah Mandiri sebagai langkah strategis menuju kota yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan. Masyarakat diharapkan berperan aktif melalui pengurangan, pemilahan, dan pengelolaan sampah dari sumbernya.

 

Usai seremoni pembukaan, para tamu meninjau berbagai booth UMKM yang menampilkan produk-produk lokal, kerajinan, kuliner, serta inovasi masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif dan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha sekaligus memperlihatkan potensi pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di kawasan Condet.

 

Rangkaian Festival Ciliwung Ke-7 ditutup dengan kegiatan Arung Sungai Ciliwung, yang menjadi simbol ajakan bersama untuk menjaga kebersihan sungai, melestarikan ekosistem, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat. Festival ini diharapkan terus menjadi wadah edukasi lingkungan dan penggerak kolaborasi demi mewujudkan Jakarta yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Rumah Pengabdian